Jamur pada jeruk tumbuh paling cepat saat kulit buah basah dan udara di sekitarnya tidak bergerak. Menjaga jeruk tetap kering, bersirkulasi, dan pada suhu yang tepat membuat buah bertahan jauh lebih lama. Jeruk yang disimpan benar bisa tetap enak dimakan sampai dua minggu, bahkan lebih untuk jenis kulit tebal.
Kenapa Jeruk Cepat Berjamur
Ada dua penyebab utama: kelembapan dan luka kecil di kulit. Kulit jeruk mengandung minyak atsiri yang secara alami menahan jamur. Begitu lapisan itu tergores atau kena air, spora jamur mudah masuk dan berkembang.
Jamur juga menular. Satu jeruk yang sudah muncul bercak hijau atau putih dapat menyebarkan spora ke buah di sebelahnya dalam hitungan hari, terutama kalau buah saling bersentuhan tanpa celah udara. Karena itu, memeriksa isi wadah secara berkala lebih penting daripada memilih merek keranjang penyimpanan.
Kelembapan datang dari mana saja: sisa air cucian, embun dari kulkas, sampai pengembunan karena buah dipindah dari tempat panas ke tempat dingin. Jeruk yang masih berembun sebaiknya dilap dulu sebelum masuk penyimpanan.
Cara Menyimpan Jeruk agar Tidak Cepat Berjamur
1. Jangan cuci sebelum disimpan
Cuci jeruk hanya saat mau dimakan. Air menghapus lapisan lilin alami dan meninggalkan kelembapan di permukaan kulit. Kalau jeruk memang kotor, lap dengan kain kering atau keringkan sepenuhnya sebelum disimpan.
2. Simpan di suhu yang stabil
Jeruk bisa disimpan di suhu ruang atau di kulkas, asal konsisten. Memindah-mindah buah dari kulkas ke meja berulang kali membuat pengembunan terbentuk di kulit, dan itu mempercepat pertumbuhan jamur.
- Suhu ruang cocok untuk jeruk yang akan dimakan dalam 3-4 hari, ditaruh di tempat sejuk yang tidak kena matahari langsung.
- Kulkas memberi waktu simpan lebih panjang. Simpan di laci sayur, bukan di rak pintu yang suhunya naik-turun setiap kulkas dibuka.
- Jangan simpan dekat apel, pisang, atau tomat. Buah-buah itu melepas gas etilen yang membuat jeruk cepat matang dan melembek.
3. Beri ruang antar jeruk
Susun jeruk dalam satu lapis kalau ruang memungkinkan. Kalau harus bertumpuk, sisipkan kertas atau kain bersih di antara lapisan supaya udara tetap mengalir dan buah tidak saling menekan.
4. Pakai wadah yang bernapas
Kantong plastik tertutup rapat adalah cara tercepat membuat jeruk berjamur karena uap air terperangkap di dalam. Kalau terpaksa memakai plastik, lubangi beberapa bagian atau biarkan mulutnya terbuka. Keranjang kawat, kantong jaring, dan kardus berlubang lebih baik karena udara bisa lewat.
5. Lap atau buang yang sudah rusak
Periksa jeruk setiap dua sampai tiga hari. Buang yang sudah lembek, berlubang, atau berbercak, dan pisahkan dari yang masih mulus. Satu buah yang rusak cukup untuk memicu jamur pada tumpukan di sekelilingnya.
Menyimpan Jeruk yang Sudah Dikupas atau Dipotong
Jeruk yang sudah dikupas harus masuk kulkas karena lapisan pelindungnya hilang. Masukkan dalam wadah kedap udara dan habiskan dalam dua sampai tiga hari. Kalau dimaksudkan untuk diolah lebih lanjut, pilihannya lebih luas: buahnya bisa dijadikan selai jeruk manis untuk stok roti yang tahan berminggu-minggu, atau diiris tipis untuk infused water jeruk yang tidak asam.
Untuk jeruk yang mulai lembek tapi belum berjamur, jangan dibuang. Peras airnya, saring, lalu simpan dalam botol tertutup di kulkas. Air perasan bertahan sekitar tiga sampai empat hari dan bisa langsung dipakai untuk minuman atau campuran saus.
Kalau Jeruk Terlanjur Berjamur
Buang jeruk yang berjamur beserta buah yang menempel langsung dengannya. Jamur pada buah menghasilkan spora yang menyebar lebih jauh dari yang terlihat mata, dan memotong bagian berjamurnya saja tidak cukup untuk membuat sisanya aman dimakan.
Setelah itu, bersihkan wadah penyimpanan dengan air sabun hangat lalu keringkan sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi. Sisa spora yang tertinggal di sudut wadah bisa menyerang jeruk berikutnya.
Ringkasan
Kunci jeruk tahan lama ada tiga: kering, dingin yang stabil, dan ada aliran udara. Jangan cuci sebelum disimpan, jauhkan dari buah penghasil etilen, beri jarak antar buah, dan periksa tumpukan setiap beberapa hari. Dengan cara ini jeruk tetap segar sampai waktu yang cukup panjang tanpa perlu buru-buru dihabiskan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa lama jeruk bisa bertahan di kulkas?
Pada suhu kulkas yang stabil, jeruk umumnya bertahan dua sampai empat minggu, tergantung jenis dan kondisi kulitnya. Jeruk dengan kulit tebal dan padat cenderung lebih tahan dibanding jeruk berkulit tipis. Periksa setiap beberapa hari untuk memastikan tidak ada yang mulai lembek atau berbercak.
Apakah jeruk boleh disimpan di freezer?
Jeruk utuh sebaiknya tidak dibekukan karena serat buahnya rusak saat dicairkan. Yang bisa dibekukan adalah air perasan jeruk, misalnya dalam cetakan es batu. Cara ini praktis untuk stok minuman atau bahan masakan tanpa harus memeras ulang setiap kali.
Kenapa jeruk di kulkas malah berjamur lebih cepat?
Biasanya karena jeruk dimasukkan dalam keadaan masih berembun atau disimpan di kantong plastik tertutup, sehingga uap air terperangkap. Letakkan jeruk di laci sayur dengan wadah berlubang, dan lap dulu permukaannya sebelum masuk kulkas.